Serunya Padu Padan Warna di Paint Expo 2018



Dulu, waktu saya masih kecil, menggambar dan mewarnai adalah hobi saya. Meski pelajaran menggambar hanya seminggu sekali di sekolah, nyatanya buku gambar saya cepat habis. Saya menggambar kucing, Sailormoon, Saras 008 (okay, you’re not kids zaman now), dan gambar sejuta umat; gunung dengan matahari terbit serta pohon kelapa dan jalan. Gambar hasil karya saya memang belum bisa dikatakan bagus, tapi saya selalu bahagia ketika berhasil menyelesaikan satu gambar serta mewarnainya. Saking senangnya, sampai buku gambar juga saya bawa ketika sekolah di TPA (Taman Pendidikan al-Qur’an).

Beranjak remaja, saya mulai (sok) sibuk fan-girling. Keasyikan menggambar dan bermain padu padan warna kalah oleh kegemaran mengoleksi poster Westlife dan F4. Seiring bertambahnya usia, hobi di masa kecil mulai terlupakan begitu saja, ah tepatnya tak lagi disempatkan karena prioritas sudah berbeda. Beberapa tahun terakhir, saat buku mewarnai untuk dewasa semakin populer, saya tetap tidak tergoda untuk sekadar bermain-main dengan warna seperti dulu. Namun, semesta selalu punya cara untuk mengembalikan saya pada kenangan masa kecil, meski tak sepenuhnya sama.

Rabu, 9 Mei lalu, Toko Cat Lancar menggelar workshop menghias gelas dan toples plastik dalam rangkaian acara Lancar Paint Expo 2018. Acara workshop ini menghadirkan crafter sekaligus blogger, yaitu Mbak Lusi Tris. Dan, lewat acara inilah, saya kembali menemukan kenangan masa kecil melalui padu padan warna cat yang disediakan oleh Toko Cat Lancar.


Bertempat di Atrium Ambarukmo Plaza, acara dimulai jam 10.30, diawali dengan perkenalan dari pihak business development Toko Cat Lancar, yaitu Pak Faiz. Sebab, katanya, tak kenal maka tak sayang. (Kalau sudah sayang, jangan ditinggal, wakakakanda....). Toko Cat Lancar berawal dari usaha keluarga berupa toko besi yang didirikan pada tahun 1978, yang kemudian memilih fokus pada penjualan aneka produk dan merek cat. Saat ini, Toko Cat Lancar sudah dikelola oleh generasi ketiga. Puluhan cabangnya tersebar di wilayah Jateng-DIY.

Seiring dengan perkembangannya selama lebih dari 30 tahun, maka sejak 19 Januari 2018, Toko Cat Lancar meluncurkan unit layanan baru bernama Lancar Paint Center (LPC). Ada delapan layanan yang ditawarkan oleh LPC, baik yang bertujuan meningkatkan performa Toko Cat Lancar maupun memberikan kontribusi di bidang sosial dan pendidikan, yaitu:

1. Lancar Painting Service
2. Lancar Care
3. lancar Home Service
4. Lancar Delivery
5. Lancar Easy
6. Lancar Academy
7. Lancar Go
8. Lancar Community

Setelah perkenalan dengan pihak Toko Cat Lancar, acara yang ditunggu-tunggu pun dimulai. Di meja panjang beralaskan plastik sudah tersedia pita, kain, tali, serta berbagai aksesoris, lengkap dengan gunting, lem, dan perlengkapan lainnya. Teman-teman blogger antusias memilih gelas dan toples yang dibawa oleh Mbak Lusi untuk dihias. Sedangkan panitia mulai membagikan kuas dan menuangkan cat berwarna oranye, biru, dan hijau. Cat interior premium ini tidak berbau menyengat yang bikin pusing.

Saya berpikir sejenak untuk menghias toples kecil yang saya dapat. Hmm... bagusnya warna apa, ya? Momen ini mengingatkan saya saat dulu sering mewarnai gambar. Saya berpikir sebelum memilih warna yang cocok. Untuk memberi kesan cerah, saya pun memilih warna oranye. Sementara, teman-teman blogger Jogja juga sibuk dengan karya masing-masing, seolah setiap sapuan kuas adalah langkah membuat sebuah karya masterpiece, hehehe.... Tangan kami belepotan, baju kecipratan, tapi ada banyak keseruan. Tentu, kami tidak khawatir meski tangan terkena cat karena ternyata menghilangkannya sangat mudah, cukup dibasuh dengan air.

Sebagai orang yang  sehari-hari lebih akrab dengan keyboard komputer daripada cat dan kuas, saya sempat bingung dan mati gaya setelah mengecat toples dengan warna oranye. Tanpa pikir panjang, karena waktu juga terbatas, saya buat garis melintang berwarna hijau, menempelkan potongan kecil kain, melilit leher toples dengan tali dan menghiasnya dengan bunga berwarna putih. Untuk tutupnya, saya hias dengan bunga beralaskan potongan kain yang sama dengan kain yang saya tempel pada botol. Selesai!

karya teman-teman Blogger Jogja
Sejenak sebelum hasil karya saya kumpulkan, saya timang-timang toples itu dengan bahagia. Saya tersenyum dan menyadari bahwa bermain-main paduan warna ternyata juga asyik juga. Rasanya, saya seperti menemukan kembali kepuasan dan kebahagiaan yang dulu muncul setiap kali saya selesai menggambar dan mewarnai. Baik karya di masa kecil dulu maupun sekarang, hasilnya memang masih sangat jauh dari sempurna. Tapi untuk bahagia, tak harus selalu sempurna, bukan?  


Tags:

Share:

1 komentar

  1. Kebalikan sama saya dong mbak..menggambar adalah pelajaran yang saya tidak terlalu suka, soalnya ga pinter gambar...he2..tetapi bermain warna seperti kemarin saya sukaaa...:)

    ReplyDelete

meninggalkan komentar lebih baik daripada meninggalkan pacar. hehehe...