Pulang ke Mana? Ke Tjokro Style Yogyakarta

Pulang ke kotamu
Ada setangkup haru dalam rindu....
Masih seperti dulu tiap sudut menyapaku bersahabat
Penuh selaksa makna....


Siapa yang tidak kenal lirik lagu tersebut? Dipopulerkan oleh KLA Project, lalu yang dinyanyikan ulang oleh Ungu, lagu ini seolah menjadi soundtrack wajib yang mengiringi perjalanan menuju Jogja. Dan entah, berapa ribu hati yang terpanggil untuk pulang ke Jogja setiap mendengar lagu ini.

sumber gambar: dutawisata.com
Jogja memang menawarkan kehangatan sebuah rumah kepada setiap orang yang mengunjunginya, hingga mereka terpanggil untuk kembali datang dan menemukan makna pulang. Tak harus punya rumah di Jogja untuk merasakan pulang ke kota budaya ini.

Lalu, pulang ke mana?
Tjokro Style bisa menjadi pilihanmu saat pulang ke Jogja.
Kenapa harus Tjokro Style?

Tjokro Style termasuk salah satu hotel yang dikelola oleh SAS Hospitality, selain Grand Tjokro Premiere, Grand Tjokro, dan Tjokro Hotel. SAS Hospitality sendiri adalah perusahaan operator hotel yang terinspirasi oleh nilai-nilai keramahan, budaya lokal dan spiritual Indonesia dalam memberikan pelayanan di setiap hotel yang dikelolanya. Di antara beberapa brand hotel yang dikelola oleh SAS Hospitality, Tjokro Style memang didesain untuk para traveler muda yang kekinian, dinamis, dan menyukai pengalaman yang berbeda.

Setidaknya, beberapa hal berikut dapat mejadi pertimbanganmu untuk menjadikan Tjokro Style sebagai “tempat pulang” saat ke Jogja.

1. Nyaman dan Homey

Tjokro Style Yogyakarta memiliki jumlah kamar sebanyak 99 yang terbagi menjadi tiga tipe kamar, yaitu superior, deluxe, dan junior suite room. Semua dilengkapi dengan kamar mandi, AC, TV, dan lain-lain yang menunjang kenyamanan para traveler. Setelah seharian mengeksplorasi keindahan Yogyakarta, rasa capek pasti membuat kamu terbayang kasur dan bantal yang empuk untuk melepas lelah dan memberi kenyamanan seperti di rumah. Nah, Tjokro Style menawarkan kenyamanan tersebut.

deluxe room

2. Kekinian tanpa Meninggalkan Budaya Lokal

Bicara tentang hal-hal yang kekinian, pasti tidak lepas dari generasi millenial dan generasi Z. Tapi, terkadang ada anak muda zaman sekarang yang saking kekiniannya, mereka abai terhadap budaya lokal. Mengakomodir kegemaran anak muda yang dinamis dan tidak lepas dari teknologi, Tjokro Style mendesain setiap sudutnya menjadi spot-spot yang instagramable dengan sentuhan budaya lokal. Bahkan, di lobby hotel, ada sebuah becak terparkir manis lengkap dengan pakaian lurik dan caping. Mau berpose ala tukang becak? Bisa!

in frame: penunggu pojokjalan.com

Seperti lirik lagu Yogyakarta, tiap sudut menyapaku bersahabat..., sudut-sudut di Tjokro Style seolah menyapa dan memintamu mengarahkan lensa kamera ke sana.

3. Ada Citrus Restaurant dengan Menu yang Beragam

sumber gambar: tjokrostyle.com
Urusan makan tentu tidak bisa diabaikan. Tjokro Style punya Citrus Restaurant yang menyediakan banyak sekali menu makanan yang secara prasmanan, baik apppetizer, main course, maupun dessert. Aneka minuman tertata rapi dan bervariasi, mulai teh, kopi, wedang secang, hingga rosela. Bagi pencinta jus seperti saya, tersedia blender dan aneka buah serta sayuran yang bisa dijus.

difotoin nasirullahsitam.com

Mau bikin jus sendiri? Boleh. Minta pihak restoran untuk membuatkan juga bisa. Saya sih lebih memilih bikin jus sendiri, lebih puas. Tidak suka jus dan ingin menikmati buah potong atau salad sayur? Bisa juga, terserah kamu, asal kau bahagia. #eh


soto ayam
Untuk makanan utama, pilihannya juga banyak. Mulai nasi goreng, soto ayam, sup ayam, nasi kuning, nasi putih, ayam kremes, balado terong, kailan saus tiram, hingga mi ayam, semua tersedia. Kalau kamu sedang diet dan tidak ingin makan nasi, aneka pastry bisa kamu jadikan alternatif sarapan yang mengenyangkan. Atau, kamu ingin mencicipi mi khas Pundong, Bantul? Ya, ada mi des di restoran ini. Menu-menu tersebut disajikan secara prasmanan dan all you can eat seharga 75 ribu saja kalau kamu nggak stay di sana.



Menutup santap pagi, kamu bisa pilih puding, bubur sumsum, atau cemal-cemil asyik ngunyah kacang rebus dan aneka jajanan tradisional sambil ngobrol dengan teman-temanmu sebelum kembali mengekseplor tempat-tempat wisata di Jogja.  

4. Harga Bersaing
Kamu pasti bertanya-tanya, berapa sih tarif nginap di hotel yang instagramable ini? Well, tarifnya berubah-ubah salah satunya tergantung waktu menginapmu, weekend atau weekday. Tapi tenang, tarifnya tidak akan membuat anak muda seperti kita harus makan mi instan hanya karena menginap di sini saat liburan.

Sebagai gambaran, tarif Tjokro Style kurang lebih seperti ini. 


5. Lokasi Strategis

Berlokasi di Jalan Menteri Supeno nomor 48, Sorosutan, Umbulharjo, membuat Tjokro Style memiliki lokasi strategis yang dekat dengan Museum D’Mata. Supermarket terdekat dan terlengkap salah satunya adalah Superindo Jalan Perintis Kemerdekaan. Jika ingin menyantap bakmi Jawa kental dengan nuansa Jawa, Tjokro Style juga tidak jauh dari Bakmi Jawa Mbah Gito yang terkenal di baik kalangan wisatawan, maupun warga lokal.

Selain menyediakan kamar dan restoran, Tjokro Style juga menyediakan meeting room serta ballroom dengan kapasitas 250 orang.

***

Bagi kamu para traveler muda, Tjokro Style merupakan pilhan yang menawarkan paket lengkap, mulai kenyamanan tempat untuk pulang, kelezatan masakan, serta keunikan desain yang dapat mempercantik feeds Instagram-mu.

Silakan nikmati bersama suasana Jogja, dan kamu bisa menjadikan Tjokro Style sebagai tempat pulang saat kembali ke Jogja lagi, dan lagi.


       
Tjokro Style Hotel Yogyakarta
Alamat: Jalan Menteri Supeno Nomor 48, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta
Telp: (0274) 386200/3868585 (fax)
Email: reservation.yogyakarta@tjokrostyle.com
Website: www.tjokrostyle.com
Instagram: @tjokrostyle

Share:

15 komentar

  1. Naksir tapi harganya ah...hahahah blm pas di kantong nunggu bner2 promo

    ReplyDelete
  2. Wah bisa ni dicoba, t4nya instagramable ya Ayun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Instagramable dan makanannya enak2. Hahaha....

      Delete
  3. Kalo boleh bikin jus sendiri, aku mau bikin banyaaak banyaaak *kemaruk hehe.

    Kamarnya nyaman, ranjangnya nampak empuk. Dan yang aku suka ini hotel BPJS (Budget Promo Jiwa Sosialita) alias murah hehehe

    omnduut.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa... asyik banget bisa bikin jus sendiri. Tapi..., gelasnya kecil-kecil, kan malu kalo sekali minum 3 gelas. Hahaha.... *jaim

      Delete
  4. Dan aku baru ngeh, itu foto tugunya sepi banget. Kayaknya mesti jam 1 atau 2 malem ya biar sepi gitu hakhakhakhak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, jam segitu pun kalau malam minggu atau long weekend mungkin juga masih rame. Aku 5 tahun di Jogja belum pernah lihat Tugu sesepi itu. Yuk, ke Jogja lagi.

      Delete
  5. waktu ke jogja kemarin, sempat pengen nginep di hotel ini karena ngeliatnya instagramable deh. Eh, pas liat harga udah ga ada yang seharga mba tampilin. Pas long weekend juga sih. Jadi cuma bisa memandang pas ga sengaja lewat di depannya

    Tapi jadi list hotel yang bakal diinep deh kalo main ke Jogja lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak, kalo weekend pasti harganya gak segitu. Tapi hotelnya emang cocok banget buat anak muda.

      Delete
  6. aku lagi cari-cari penginapan buat nanti ke jogja, kayaknya mau coba di sini. doakan saja semoga bisa dapat harga terbaik di tjokro style ini mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah... Ke Jogja kali kedua nih ceritanya. Kalo gak weekend sekitar segituan.

      Delete
  7. Hi Mba Ayu, mohon infonya, resto nya dengan menu sebanyak itu, sistem ayce atau per menu kah? ada planning mau ke jogja dalam waktu dekat jadi butuh info nih. thank you

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Mbak Echa. Sistmnya prasmanan dan all you can eat, 75 ribu/nett.

      Delete
    2. Kalo nginep di sana udah include breakfast, Mbak. :)

      Delete

meninggalkan komentar lebih baik daripada meninggalkan pacar. hehehe...