-->

Traveling tanpa Overthinking dengan Asuransi Perjalanan

Sumber: dok. pribadi

Di tengah hiruk pikuk Bandara Internasional Rajiv Gandhi Hyderabad, aku mendorong troli menuju counter salah satu maskapai untuk check-in dan menaruh barang bawaan ke bagasi. Sore itu, jam di ponsel menunjukkan angka 17.50. Jadwal penerbanganku pukul 21.00. Masih ada waktu sekitar tiga jam sehingga aku tidak perlu terburu-buru. Setelah check-in, rencananya aku akan mencari restoran untuk makan malam.

Namun, rencana tinggalah rencana. Perasaanku mulai cemas saat melihat petugas check-in counter yang cukup lama tidak kunjung memberikan boarding pass. Ada apa? Aku makin khawatir saat pemuda India itu menelepon dan berbicara dalam bahasa Hindi yang tidak kumengerti. Tetapi yang jelas, ia menyebut namaku, yang membuatku makin khawatir. Apa ada kesalahan administrasi? Atau namaku tidak tercantum di daftar penumpang?

Is there something wrong,” tanyaku.
Wait a minute, Madam,” jawabnya.

Beberapa saat kemudian, datang rekannya yang mengabarkan bahwa pesawat akan boarding dalam 20 menit. Sontak aku terkejut! Bagaimana mungkin ada perubahan jadwal tanpa ada pemberitahuan? Gila, ini sudah gila! Jantungku berdegup lebih kencang. Terbayang berbagai kemungkinan buruk. Bagaimana jika aku ketinggalan pesawat? Dua puluh menit sangat mepet untuk menuju gate yang belum aku ketahui letaknya di bandara seluas ini. Belum lagi aku harus melewati antrean security check. Aku harus berlari-lari sambil menggendong ransel yang berat dan membawa tas jinjing. Membayangkannya saja aku sudah ngos-ngosan. Sepertinya, perjalanan pulang ini tak akan seindah Taj Mahal yang kulihat beberapa waktu lalu. 

Sumber: dok. pribadi

Aku menggenggam boarding pass dengan penuh kecemasan. Sepasang mataku memindai sekeliling, mencari petunjuk arah menuju gate F12. Sementara otakku memikirkan rencana B seandainya aku ketinggalan pesawat. Yang jelas, aku harus menguras tabungan untuk membeli tiket pulang. Di tengah kebingungan, petugas di check in counter tadi menghampiriku.

Follow me, Madam,” katanya, “Let me help.” Ia membawakan tas jinjing untuk mengurangi bebanku. Aku mengikutinya yang berjalan cepat setengah berlari. Di antrean security check yang panjang mengular, ia berbisik kepada petugas untuk memberikan “jalur khusus” kepadaku. Aku pun tidak perlu antre. Kami terus berlari mengejar waktu, naik eskalator, menyusuri lorong panjang di antara lalu-lalang orang-orang.

Dengan napas ngos-ngosan, akhirnya sampai juga aku di gate tujuan. Sebagian penumpang sudah mulai boarding, sebagian lainnya masin antre. Aku segera bergabung dengan antrean. Meski masih ngos-ngosan, setidaknya aku sudah tenang karena tidak ketinggalan pesawat.

Aku mengucapkan terima kasih berkali-kali kepada pemuda India yang mengantar dan membantu membawakan tasku. Tanpa dia, mungkin aku akan ketinggalan pesawat. Akhirnya aku benar-benar bisa bernapas lega saat sudah duduk di dalam pesawat yang siap take-off. Tetap saat langit senja Hyderabad dihiasi warna jingga, pesawat mulai lepas landas untuk membawaku terbang kembali ke tanah air tercinta.

Kejadian nyaris ketinggalan pesawat tersebut merupakan pengalaman yang cukup traumatis. Bagaimana tidak, aku sendirian di India, jauh dari keluarga. Lalu tiba-tiba ada kejutan yang membuatku nyaris jantungan. Tentu saja aku panik luar biasa.

Namun pengalaman ini menyadarkanku bahwa traveling akan memberi banyak kejutan, baik itu menyenangkan atau tidak. Dan mau tidak mau, ketika memutuskan untuk traveling, aku harus siap dengan kejutan tersebut. Meskipun demikian, hal ini membuatku overthinking setiap akan traveling, terutama keluar negeri. Aku khawatir dan overthinking memikirkan hal buruk yang belum tentu terjadi, bahkan saat melakukan perjalanan domestik sekalipun.

Transit di Bandara KLIA 2, Kuala Lumpur, Malaysia
Sumber: dok. pribadi

Bagaimana jika penerbanganku dibatalkan atau delayed berjam-jam sampai aku ketinggalan penerbangan selanjutnya?
Bagaimana jika bagasiku hilang?
Aku takut banget kehilangan paspor di luar negeri. 

Saat kita bepergian, selalu ada risiko yang mengancam. Tentu kita berusaha sebisa mungkin untuk meminimalkan risiko tersebut dengan tetap berhati-hati. Namun, ada hal-hal di luar kendali kita yang tidak dapat diprediksi. Karena itu, agar bisa traveling tanpa overthinking, asuransi perjalanan menjadi hal penting yang layak dipertimbangkan. Pasalnya, asuransi perjalanan memberikan perlindungan dari dampak potensi gangguan selama nasabah bepergian, misalnya penundaan penerbangan, bagasi hilang, kecelakaan, dan lain-lain.

Untuk pilihan asuransi perjalanan terbaik, MPM Insurance menghadirkan asuransi perjalanan untuk memberikan perlindungan selama kita traveling. Salah satu produk asuransi dari MPM Insurance ini layak kita pilih sebagai rekomendasi asuransi perjalanan terbaik karena beberapa pertimbangan berikut ini.

Memberikan Beragam Perlindungan
Sumber: Freepik.com

Sedia payung sebelum hujan, itulah ungkapan yang tepat saat kita memilih asuransi perjalanan. Ibaratnya, kita tidak bisa mengendalikan hujan, tetapi kita bisa menyediakan payung. Karena itu, MPM Insurance memberikan beragam perlindungan agar kita dapat traveling dengan tenang. Berikut ini beberapa manfaat perlindungan yang bisa kita dapatkan dari asuransi perjalanan.

1. Perlindungan keterlambatan penerbangan
Salah satu hal yang membuat para traveler khawatir dan kesal adalah keterlambatan penerbangan. Selain rugi waktu, kita juga bisa mengalami kerugian materi akibat penerbangan yang tertunda. Jadwal perjalanan pun jadi kacau. Dengan asuransi perjalanan, kita akan mendapatkan kompensasi sesuai ketentuan.

2. Santunan kematian dan disabilitas
Hal-hal yang tidak kita inginkan bisa saja terjadi, termasuk saat melakukan perjalanan. Karena itu, penting untuk merencanakan perjalanan dengan perlindungan dari MPM Insurance. Asuransi perjalanan ini akan memberikan dana santunan kepada keluarga jika terjadi hal buruk selama perjalanan, seperti meninggal dunia atau cacat karena kecelakaan.

3. Biaya medis
Saat melakukan perjalanan, kita bisa saja mengalami kondisi darurat terkait kesehatan. Misalnya, sakit akibat cuaca ekstrem, alergi makanan, dan lain-lain. Dalam kondisi demikian, kita membutuhkan perawatan darurat yang biayanya bisa jadi cukup mahal. Namun, dengan asuransi perjalanan, ada tanggungan biaya pengobatan bagi nasabah MPM Insurance.

4. Kehilangan bagasi
Pernah kesal karena sudah menunggu bagasi cukup lama tetapi tidak juga terlihat? Eh, ternyata bagasi kita rusak atau bahkan hilang. Kerusakan atau kehilangan bagasi karena kelalaian pihak maskapai termasuk perlindungan yang diberikan oleh asuransi perjalanan. MPM Insurance akan memberikan ganti rugi sesuai dengan polis.

5. Kompensasi kehilangan paspor
Paspor merupakan dokumen negara yang wajib dijaga. Bahkan, negara dapat mencabut paspor kita sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Ada denda yang harus dibayar jika kita kehilangan paspor. Selain itu, pembuatan paspor baru juga membutuhkan biaya. Dengan asuransi perjalanan, kita dapat memperoleh santunan atas kehilangan dan pembuatan paspor baru.

6. Biaya perjalanan darurat
Ketika sudah sampai di destinasi, tidak menutup kemungkinan kita harus pulang karena suatu keadaan darurat. Kondisi semacam ini juga termasuk dalam perlindungan asuransi perjalanan. Perusahaan asuransi dapat menanggung biaya perjalanan darurat saat nasabah harus kembali ke kota atau negara asal dikarenakan ada hal darurat.

7. Biaya evakuasi medis
Perusahaan asuransi juga menanggung biaya evakuasi medis yang dibutuhkan oleh nasabah untuk mendapatkan perawatan secepatnya di rumah sakit terdekat. 

8. Kompensasi kerusuhan
Saat traveling keluar negeri, banyak hal asing yang mengejutkan. Jika tiba-tiba terjadi kerusuhan, mungkin kita akan panik karena terjebak kerusuhan di negeri orang. Apabila nasabah mengalami kerugian akibat kerusuhan, asuransi perjalanan akan memberikan kompensasi sesuai polis.

9. Biaya hukum
Biaya hukum yang dimaksud di sini adalah biaya hukum yang timbul akibat kerusakan/kerugian yang dilakukan oleh tertanggung secara tidak sengaja. Misalnya, tertanggung tidak sengaja merusak properti orang lain.

Bisa Disesuaikan untuk Berbagai Tujuan
Sumber: Freepik.com

Asuransi perjalanan dari MPM Insurance sangat fleksibel karena tersedia untuk berbagai tujuan, baik perjalanan wisata, ibadah, bisnis, atau studi. Kita juga bisa memilih asuransi untuk perjalanan domestik atau luar negeri. Jika kita berencana traveling ke negara-negara Eropa, kita juga bisa memanfaatkan asuransi perjalanan dari MPM Insurance untuk mempermudah kita apply visa Schengen.

Premi yang Ramah di Kantong Backpacker
Sumber: Freepik.com

Berapa, sih, premi asuransi perjalanan MPM Insurance? Jangan kaget, ya, karena preminya sangat ramah di kantong. Mulai dari Rp28,000,00 kita sudah bisa mendapatkan perlindungan untuk perjalanan domestik. Proteksi ini mengkover biaya medis akibat sakit atau kecelakaan. Dengan premi terjangkau yang ramah kantong backpacker ini, perjalanan kita jadi makin tenang dan nyaman.

Cukup Tiga Langkah Mudah untuk Pengajuan Klaim
Sumber: mpm-insurance.com

Salah satu kekhawatiran nasabah asuransi adalah ribet saat akan klaim asuransi. Dengan asuransi dari MPM Insurance, kita jadi lebih mudah mengeklaim asuransi karena bisa dilakukan secara online. Cukup tiga langkah mudah untuk melakukan klaim, yakni menyiapkan dan men-submit dokumen, melengkapi laporan, setelah itu survei siap dilakukan.

Saluran Layanan 24 jam
Sumber: Freepik.com

Saluran layanan MPM Insurance bisa diakses 24 jam jika membutuhkan informasi, melakukan komplain, dan sebagainya. Hubungi call center 1500-676 dan nomor Whatsapp Business 0811-1588-676.

Perusahaan Asuransi Terpercaya yang Telah Menerima Banyak Penghargaan
Sumber: mpm-insurance.com

Terakhir, kita tidak perlu ragu memilih asuransi perjalanan dari MPM Insurance karena Perusahaan ini memiliki reputasi yang baik dan terpercaya. Hal ini dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang diterima oleh MPM Insurance. Beberapa di antaranya adalah Best Insurance Award 2020 versi Warta Kota, Best General Insurance 2020 versi Media Asuransi, Asuransi Terbaik 2020 versi Majalah Investor, dan masih banyak lagi.

Berbagai penghargaan tersebut menunjukkan bahwa MPM Insurance termasuk perusahaan asuransi terbaik di Indonesia. Jadi, kita pun makin mantap memilih asuransi perjalanan dari MPM Insurance.


Sumber tulisan:

https://www.mpm-insurance.com/produk/asuransi-perjalanan/

https://www.mpm-insurance.com/klaim/

https://www.mpm-insurance.com/tentang-kami/award-csr/

https://www.mpmgroup.co.id/en/press-release/mpminsurance-ramaikan-pasar-asuransi-dengan-produk-unggulan-baru-de81b75e

Ayun
Menulis buku Unforgettable India dan mengedit banyak buku lainnya.

Related Posts

1 comment

  1. antara butuh enggak butuh sih asuransi perjalanan, namanya juga asuransi. enggak tau kepakai atau enggak. cuman emang amannya sih pakai...

    ReplyDelete

Post a Comment

meninggalkan komentar lebih baik daripada meninggalkan pacar. hehehe...

Subscribe Our Newsletter