Jangan Baper, Mari Petik Apel! (Wisata Petik Apel di Batu)





       Rasanya tak lengkap jika berkunjung ke kota apel tapi tak memetik apel. Daripada baper, mending petik apel, kan? Mumpung di Batu beberapa waktu lalu, saya pun tak menyia-nyiakan kesempatan menikmati apel segar nan ranum yang dipetik langsung dari pohonnya. Fresh from the tree! Sepulang dari Air Terjun Watu Ondo di perbatasan Batu-Mojokerjo, saya sempatkan ke kebun apel milik salah seorang petani apel di Batu.



      Biasanya orang-orang cenderung memilih Agrowisata Kusuma untuk wisata petik apel, namun tidak dengan saya. Saat perjalanan menuju air terjun, saya melihat beberapa tulisan yang menawarkan wisata petik apel langsung di kebunnya. Dan, inilah yang saya pilih. Selain biaya masuknya lebih murah, saya juga bisa makan apel sebanyak saya mau *dasar codot rakus*. Beda dengan Agrowisata Kusuma yang membatasi petikan apel hanya beberapa buah—namun tentu saja Kusuma lebih unggul dari sisi fasilitas.





        Saya cukup merogoh kocek 15 ribu rupiah untuk bisa masuk ke kebun apel dan makan apel sepuasnya di sana. Saat itu adalah musim panen apel anna—jenis apel merah kecil dengan perpaduan rasa kecut dan manis, sedangkan apel manalagi masih kecil-kecil. Pemilik kebun juga tidak membatasi berapa lama pengunjung bisa mengeksplor kebunnya. Saya dan teman-teman pun bersantai sambil ngobrol dan berteduh di bawah pohon apel, tentu saja sambil makan apel. Udara batu yang sejuk membuat saya kerasan berlama-lama di dalam kebun apel. Jika tidak gerimis, mungkin saya akan lebih lama menikmati suasana di sini, di antara pohon-pohon apel yang berbuah lebat dan ranum, membuat saya kalap ingin memetik sebanyak-banyaknya.


   
       Keluar dari kebun, saya menjinjing sekresek apel yang ketika ditimbang beratnya mencapai tiga kilogram. Satu kilogram apel dihargai 15 ribu rupiah. Memang tak jauh beda dengan harga pasar, tapi ada kepuasan tersendiri ketika saya memetik langsung di pohonnya.

       Untuk menuju kebun apel ini tidaklah sulit. Jalannya pun beraspal mulus meski menanjak dan tidak ada angkutan umum yang menjangkau daerah ini. Dari kota Batu, silakan arahkan kendaraan menuju Selecta, hingga bertemu pertigaan, lalu ambil arah ke Cangar atau jalur Mojokerto. Sebelum Pemandian Cangar, kamu akan temukan banyak penjual apel di pinggir jalan yang sekaligus menawarkan wisata petik apel.      

      

Share:

9 komentar

  1. waaa... murah bgt yaaa masuknya 15rb n bisa makan sepuasnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Kak, makanya aku kerasan di sana. :D

      Delete
  2. Wuaaaa wisata petik buah murahhhhh. Kyaaaa asiknya.

    ReplyDelete
  3. apa karna mau makan banyak karna laper :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo aku karena baper (bawaan laper):)

      Delete
  4. Beberapa kali ke Malang ga pernah nyobain petik apel. Lain kali mau ah. Makasih infonya Ayun :)

    ReplyDelete
  5. Mbak, boleh tahu nama kebun apelnya? Jadi bapel juga nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak ada namanya, soalnya cuma kebun biasa milik petani.

      Delete

meninggalkan komentar lebih baik daripada meninggalkan pacar. hehehe...