India merupakan salah satu negara yang terkenal dengan budayanya yang begitu kental, walaupun zaman sudah modern seperti sekarang. Hal ini membuat sektor pariwisata di India tak hanya terbatas pada…
Harmoni Pagi di Pasar Kaki Langit
Catatan UWRF 2018: Tentang Seorang Perempuan dengan Sebuah Kata “Tenggelamkan!”
Catatan UWRF 2018: Pertemuan, Percakapan, dan Cerita yang Dibacakan
Catatan UWRF 2018: Beridentitas dengan Bahasa Indonesia
A Letter to Shah Jahan
Konspirasi Semesta dan Sebuah Panggilan dari Ubud
Ciao Gelato; Taste of The Real Italian Gelato
Popular
-
KBA Kemuning: Bersama Astra Merajut Harapan di Tengah Belantara HutanBoko, 1755 Sarijan memacu kudanya kencang, meninggalkan kampung Boko. Si kuda terus berlari tak …
-
Bekerja Hingga Kumpul Keluarga, Kipas Angin Jadi Teman SetiaSeperti ibu rumah tangga pada umumnya, aku memulai hari dengan bangun tidur, beribadah, menyiapkan …
-
Bahagia Bersama Air Asia, Diantar Menjemput Mimpi ke IndiaSaya meraih sebuah buku dari rak di bagian traveling . Judulnya Unforgettable India , tentang…
-
Menikmati Sore di Kawasan Cagar Budaya KotagedeGerimis turun ketika saya baru akan keluar dari Masjid Perak Kotegede sore itu. Hanya sebenta…
-
Catatan UWRF 2018: Pertemuan, Percakapan, dan Cerita yang Dibacakan“Titik Nol”, judul buku itu. Saya lupa kapan pertama kali mengenal buku perjalanan ini. Tapi yang…
Blog Archive
Followers
LATEST POSTS
-
Seperti ibu rumah tangga pada umumnya, aku memulai hari dengan bangun tidur, beribadah, menyiapkan sarapan, nyuapin dan mandiin anak, ajak a...
-
“Titik Nol”, judul buku itu. Saya lupa kapan pertama kali mengenal buku perjalanan ini. Tapi yang jelas, buku ini turut merawat mimpi saya...
-
Saya meraih sebuah buku dari rak di bagian traveling . Judulnya Unforgettable India , tentang cerita perjalanan ke India. Melihat nama...
-
Boko, 1755 Sarijan memacu kudanya kencang, meninggalkan kampung Boko. Si kuda terus berlari tak tentu arah, menghindari kejaran pasukan B...
-
Neka Art Museum pagi itu, Kamis 25 Oktober 2018, penuh orang-orang yang menunggu. Hampir semua kursi telah terisi. Menyisakan satu dua ku...