Setop Berwacana; Yuk, Buka Bersama di Festival Kuliner Nusantara

Saat bulan Ramadan, berbuka puasa bersama menjadi momen “wajib” bagi sebagian besar orang. Bahkan, belum puasa aja, buka bersama sudah diwacanakan di grup-grup whatsapp (iya, ini grup saya dan teman-teman kantor), kalian juga, kan? Ngaku aja! Hahaha....

Wacana buka bersama ada yang benar-benar terlaksana, tapi tak jarang yang hanya berhenti di wacana. Siapa yang kayak gini? Ngaku lagi! Kesibukan (dan prioritas) yang berbeda sehingga sulit mencocokkan jadwal adalah faktor utama yang membuat buka bersama akan terlaksana atau sekadar wacana. Kalaupun sudah ketemu jadwal yang pas, kendala berikutnya biasanya penentuan tempat.

Menjelang waktu berbuka, warung, restoran, dan food court pasti penuh sehingga, mau tak mau, kita harus reservasi dulu sebelumnya. Masa mau ujug-ujug datang ke restoran? Kalau tempatnya penuh, terus curhat marah-marah di media sosial, merasa dizalimi. Ada yang kayak gini? Ada, tapi ya sudahlah....

Oke, balik lagi ke (wacana) buka bersama. Selain pertimbangan jauh dekat dan luas atau tidaknya tempat, menu yang ditawarkan juga menjadi pertimbangan. Tak hanya mencocokkan jadwal, mencocokkan selera banyak orang juga tidak mudah.

Tipe rakus : Aku mau buka puasa pakai soto, nasi goreng, tekwan, nasi Padang, ayam panggang, ikan, es dawet, puding, martabak, serabi.
Tipe diet : Aku apa aja deh, yang penting nggak pakai nasi.
Tipe vegetarian : Aku apa aja deh, yang penting nggak pakai daging.
Tipe sobat missqueen : Aku juga apa aja deh, yang penting ditraktir.
Tipe belum move on : Aku apa aja deh, yang penting sama dia. *Heh?

Daripada bingung cari tempat yang dapat mengakomodir selera banyak orang, mending ajak teman-temannu buka bersama di HORAIOS Malioborro Hotel (dulunya Hom Platinum Hotel). Mengapa? Sebab, setiap hari, selama bulan Ramadan, Hom Platinum mengadakan Festival Kuliner Nusantara yang menyajikan berbagai menu dari empat pulau. Semuanya lengkap mulai appetizer, maincourse, dan snack.

Jawa 
Di meja Jawa, tersaji karedok sebagai appetizer. Hmm... ini favorit saya! Kalau mau yang berkuah ada sayur asem yang segar. Untuk maincourse, ada urap, tumis kancang panjang pete, ikan peda sambel ijo, tahu Sumedang, dan sambal terasi. Sedangkan, snack-nya berupa dawet dan serabi kuah. Serabinya lembut dengan kuah yang manis-gurih. Yummy....

Sebagian menu di meja Jawa
ikan peda sambel ijo
Sumatera
Dari Pulau Jawa, kita menyeberang ke Pulau Sumatera. Kita akan disambut dengan beberuk kacang panjang sebagai appetizer. Kacang panjang disajikan mentah, dipotong-dipotong, lalu disiram bumbu beberuk. Ini juga enak, tapi buat saya kurang pedas. Hehe... Dari Sumatera juga ada tekwan yang ternyata adi best seller selama Festival Kuliner Nusantara.


Lalu, maincourse-nya apa? Tentu saja, ada gulai daun singkong, terong sambal ijo, asam pedas patin, telur balado, martabak kari, sambal lado mudo. Sebagai snack, tersedia pulut ini yang terbuat dari beras ketan.
Pulut khas Sumatera
Kalimantan 
Selanjutnya, kita akan ke pulau terluas di Indonesia, yaitu Kalimantan. Di sini, kita akan disuguhi cencang timun sebagai appetizer. Dan, menu wajib tentu saja soto banjar. Selain itu, masih banyak menu lain seperti gangan keladi, manok tunu (ayam panggang), udang pare pedas, empal jagong, pisang gapit, dan sambal gami. Untuk snack, tersedia barongkok yang manis-gurih.

empal jagong
Cencang timun gurih segar
Sebagian menu di meja Kalimantan

Sulawesi
Terakhir, kita akan ke Sulawesi. Di sini, kita tidak hanya disuguhi es pisang ijo yang terkenal dari Makassar itu, tetapi juga ada gohu sebagai appetizer dan pisang epe’ sebagai snack. Maincourse-nya apa? Hmm... tenang, ada ricarodo, ayam woku, tongkol rica, tumis bunga pepaya, dan sambal dabu-dabu yang pedas-segar siap membuatmu tak sabar menunggu buka puasa.

meja Sulawesi
Pisang yang akan dibuat es pisang ijo
Lengkap banget, kan? Berbuka puasa di sini serasa keliling pulau-pulau besar di nusantara, karena menu-menu dari 4 pulau tersebut disajikan secara bersamaan, setiap hari, and all you can eat. Selain menu-menu tersebut, HORAIOS Malioboro Hotel juga menyediakan aneka takjil untuk mengawali buka puasa, yaitu kurma, aneka bubur manis, aneka puding jelly, aneka es buah, dan aneka kolak. Rasanya yang manis cocok untuk berbuka puasa. Berbukalah dengan yang manis, dan (mau di)halal(in). Hahaha....
kurma dan cemilan lainnya
Nah, mumpung masih bulan Ramadan, kalau ingin buka bersama, Festival Kuliner Nusantara di HORAIOS Malioboro Hotel ini bisa jadi rekomendasi buat kamu dan teman-temannu. Hanya dengan Rp57.000,00/pax, kalian bisa memilih aneka menu sepuasnya karena all you can eat.

Jadi gimana? Masih mau berwacana buka bersama? Yaelah, keburu Lebaran kuda....

HORAIOS Malioboro Hotel (A Three Stars Hotel)
Jl. Gowongan Kidul No. 57 Yogyakarta 55271
Phone: (+62)274 557070

Share:

1 komentar

  1. Wkwwkwk.. Kalau saya tipe apa ya.. Hmm.. Antara tipe rakus dan diet deh kayaknya.. Yg penting lauknya buanyaak.. 😂😂

    ReplyDelete

meninggalkan komentar lebih baik daripada meninggalkan pacar. hehehe...